Refleksi Akhir Tahun

     Setelah saya lulus kelas 6 dari SD saya, orang tua saya berdiskusi untuk menyekolahkan saya dimana. Setelah beberapa hari kemudian, orang tua saya setuju untuk menyekolahkan saya di SMPK Santo Yusup Mojokerto dikarenakan kalau saya sekolah di SMK Ngoro Mojokerto. Saya setuju dengan orang tua saya supaya tidak membuat beban lebih besar dengan perlunya berputar balik dari Mojokerto ke Trawas atau sebaliknya. Pada suatu hari, orang tuaku mengantarkan saya ke sekolah untuk mengukur seragam saya. Saya dapat melihat lapangan sekolah dari lantai 2 didepan ruang Bimbingan Konseling. 


     Pada hari pertama sebagai siswa SMPK Santo Yusup Mojokerto, saya merasa senang, malu, and tegang bersamaan dalam satu waktu. Pada beberapa waktu kemudian, ada sebuah guru yang menyuruh siswa - siswi baru untuk memperkenalkan diri kepada yang lain. Saat saya menyapa and memperkenalkan diri, saya merasa malu dan tegang, tetapi saya tetap senyum dengan senang. Pada awal pelajaran, saya tidak terlalu bermasalah dengan melakukan pertemanan, tetapi saya merasa saya kurang maju untuk berteman dengan siswa - siswi lainnya karena berapa banyaknya saya berimajinasi dengan sebuah bulpoint pada setiap hari. Pada kelas tersebut, saya sedang mengembangkan diri saya dalam keberanian diri, berkomunikasi, dan tetap sabar dengan teman - teman


     Pada saat saya lulus dan masuk kelas 8, saya tidak mengira bahwa akan ada banyak event pada tahun tersebut. Karena itu, saya gampang lelah dan lemas setelah melakukan event tersebut dan beberapa kali saya mendapatkan penyakit dan tidak bisa masuk sekolah karena rumah saya jauh sekali dari Mojokerto. Walaupun tersebut, saya dapat menikmati event - event tersebut dengan gembira. Event yang saya paling suka adalah event "Live In", yang membuat siswa - siswi kelas 8 untuk pergi dan belajar ditempat lain, keluar dari sekolah, seperti studytour. Kejadian yang saya masih ingat ada 2, yaitu saat memanen sayuran, saya tarik terlalu keras dan jadinya terjatuh kepada tanah. Dan satunya saat mau kembali kerumah orang tua asuh dengan teman - teman, saya sempat jatuh ke selokan yang kering dengan satu teman karena ia memegang tangan saya saat jatuh ke selokan. Yang telah saya dapatkan setelah lulus kelas 8 adalah saya perlu untuk menahan diri saya dalam berbicara terlalu banyak dan selalu membantu sesama uang memerlukannya. 


     Setelah lulus kelas 8, saya (sekarang kelas 9) belum mendapatkan banyak pengertian, tetapi saya tetap mendapatkan hal - hal penting, yaitu pentingnya bekerja sama, mengerti permasalahan sesama, dan memaafkan sesama. 


     Dan itulah refleksi saya mengenai diri saya dari masuknya kelas 7 sampai sekarang kelas 9. Terimakasih atas memperhatikan dan membaca refleksi saya, Berkah Dalem🙏

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Stats of Miner - Stick War

Archidons - SW3

Tutorial Stick War: Legacy